Setelah sebelumnya diperkenalkan beberapa alat pengaman dan pelacak kendaraan, kali ini giliran PT Solo System, sebuah perusahaan yang mengembangkan sistem navigasi global (Global Positioning System/GPS) untuk hal yang sama. Bedanya, Solo System mengembangkan beberapa produk GPS diantaranya GPS Solo System, Solo System Fleet Tracker dan Solo System Passive Data Logger.

Menurut Arief Virgianto, Market Development Associate PT Solo System. GPS Solo System merupakan alat navigasi yang bersifat personal dengan segmen market-nya pada perseorangan (individual user). Untuk GPS tipe ini terdapat tiga versi, yakni GPS Compact Flash, Bluetooth dan in car Navigation.

“GPS Solo System ini berguna untuk mengetahui posisi kendaraan secara real time. Selain itu, alat juga berguna untuk menemukan jalan yang dicari dengan sistem audio-visual,” ujar Arief.

Ditambahkannya, dengan dilengkapi peta berdasarkan nama jalan, fasilitas umum, nama sungai, danau dan lokasi tertentu, maka akan memudahkan pengendara untuk menemukan tempat – tempat yang akan dikunjungi. “Akurasinya berkisar antara 3 – 10 meter dari lokasi yang akan dituju,” jelasnya.

Ketiga alat diatas, kata Arief, dijual dengan harga bervariasi. Untuk GPS Compact Flash dijual dengan harga Rp. 5,5 juta, Bluetooth Rp. 5,75 juta dan in car navigation ditawarkan antar 10 – 20 juta per unitnya.

Berbeda dengan ketiga jenis GPS Solo System diatas, pihaknya juga menawarkan beberapa model fleet tracker, seperti FT 2508 (8 juta) dan FT 2509 (15 juta).

Hadi Budiwijaya, market Development Associate PT Solo System mengatakan, kelebihan dari ketiga alat ini adalah kemampuannya dalam memantau status engine, dapat menerima atau menelepon ke pusat pemantauan dan status engine, dapat menerima atau menelepon ke pusat pemantauan dan mengontrol kecepatan kendaraan.

“Manfaat fleet tracker adalah untuk meningkatkan produktifitas kinerja perusahaan yakni dengan menyediakan pemetaan dan laporan yang realtime, komunikasi dua arah dan pemantauan dengan tampilan peta, sehingga memiliki jangakauan pelacakan yang akurat dan luas.” Jelasnya.

Diakui Budi, sistem navigasi fleet tracker ini lebih banyak dipergunakan perusahaan – perusahaan besar, seperti perusahaan bus, taxi dan yang lainnya. Dengan alat ini, kata dia, seorang pengemudi yang diam di suatu tempat dalam waktu yang lama, akan mudah terpantau dan terlacak

GPS SOLO SYSTEM, PELACAK KENDARAAN

Republika
07 July 2005
Media Indonesia
11 July 2005

Suara Karya 13 july 2005

Rakyat Merdeka 17 July 2005
Mobil Motor No.15
21 July 2005
.:: Copyright © 2005 PT. Solo System. All rights reserved : Terms and Conditions ::.